Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Akuisisi 45% Saham Anak Usaha Sampoerna (HMSP)

Quotex.co.id – Jakarta – Dalam langkah yang mengejutkan, Emiten Hermanto Tanoko, atau yang lebih dikenal sebagai RISE, mengumumkan kesepakatan akuisisi yang signifikan pada hari ini. RISE telah berhasil mengakuisisi 45% saham anak usaha Sampoerna, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP). Keputusan ini memberikan dampak besar pada struktur kepemilikan dan strategi bisnis dua perusahaan ini.

Hermanto Tanoko, pendiri dan pemimpin RISE, menyampaikan bahwa akuisisi saham di HMSP merupakan bagian dari strategi ekspansi bisnis mereka di sektor rokok. “Kami melihat potensi pertumbuhan yang signifikan dalam industri tembakau, dan akuisisi saham di HMSP akan memperkuat posisi kami dalam memanfaatkan peluang ini,” ujar Hermanto Tanoko dalam konferensi pers yang diadakan pada hari ini.

Bacaan Lainnya

Langkah strategis ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama karena HMSP dikenal sebagai salah satu pemain utama di industri tembakau di Indonesia. RISE, yang sebelumnya dikenal dalam sektor lain seperti teknologi dan keuangan, kini memasuki industri yang sangat berbeda dengan keyakinan bahwa diversifikasi portofolio bisnis dapat memitigasi risiko dan memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Seiring dengan akuisisi ini, RISE juga mengumumkan bahwa mereka akan mengambil peran aktif dalam manajemen operasional HMSP. Hal ini diharapkan akan membawa sinergi antara pengalaman RISE dalam manajemen bisnis dan kekuatan HMSP sebagai salah satu pemain terkemuka di industri tembakau.

Dalam kesepakatan ini, RISE mengakuisisi saham dari pemegang saham HMSP yang telah menyetujui penjualan sebagian besar kepemilikan mereka. Meskipun nilai transaksi belum diungkapkan, keputusan ini dipandang sebagai langkah yang dapat menciptakan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Pemerintah dan otoritas pengawas pasar modal menyambut baik transaksi ini dan menekankan pentingnya langkah-langkah transparan dan keberlanjutan dalam perusahaan publik. Akuisisi ini dianggap sebagai pendorong potensial bagi pertumbuhan ekonomi dan dapat menciptakan efisiensi yang lebih besar dalam industri tembakau.

Meskipun demikian, langkah RISE ini juga menuai beberapa kritik dari sejumlah pihak yang berpendapat bahwa diversifikasi bisnis yang terlalu cepat dapat membawa risiko yang tidak diinginkan. Namun, Hermanto Tanoko memastikan bahwa langkah ini telah dipertimbangkan secara matang dan sesuai dengan visi jangka panjang RISE.

Dengan akuisisi saham HMSP ini, RISE menunjukkan ambisi besar untuk memperkuat posisinya di panggung bisnis Indonesia. Dengan menembus sektor baru, perusahaan ini mengirimkan sinyal bahwa adaptasi dan inovasi akan menjadi kunci kesuksesan di tengah perubahan dinamis dalam dunia bisnis. Bagaimana perkembangan RISE selanjutnya dan dampaknya terhadap industri tembakau akan menjadi sorotan dalam beberapa bulan ke depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *