Gubernur BI Ungkap Kinerja Transaksi Digital Banking Tumbuh Jadi Rp 5.163 Triliun

Quotex.co.id JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa kinerja transaksi di sektor digital banking terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pada tahun lalu, total nilai transaksi digital banking mencapai angka yang mengesankan, mencerminkan peran penting teknologi dalam transformasi sektor keuangan di Indonesia.

Menurut data yang diumumkan oleh Gubernur BI, transaksi digital banking di Indonesia mencapai angka sebesar Rp 5.163 triliun. Angka ini mencakup berbagai jenis transaksi, mulai dari pembayaran tagihan, transfer dana, hingga transaksi belanja online.

Bacaan Lainnya

Pertumbuhan kinerja transaksi digital banking sejalan dengan tren perubahan perilaku konsumen yang semakin mengadopsi layanan keuangan digital. Pandemi COVID-19 juga mempercepat transformasi ini, dengan masyarakat lebih memilih transaksi tanpa kontak fisik untuk mengurangi risiko penularan.

Gubernur Perry Warjiyo menekankan bahwa pertumbuhan signifikan ini tidak hanya mencakup transaksi perbankan konvensional, tetapi juga mencakup perkembangan layanan keuangan digital yang dikeluarkan oleh fintech dan lembaga keuangan nonbank. Ini mencerminkan diversifikasi ekosistem keuangan digital yang semakin dinamis di Indonesia.

Salah satu faktor kunci di balik pertumbuhan ini adalah dukungan pemerintah dan regulator dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan teknologi keuangan. Inovasi seperti pembayaran digital, dompet digital, dan layanan keuangan berbasis aplikasi semakin populer di kalangan masyarakat.

Pertumbuhan transaksi digital banking juga memberikan dampak positif pada inklusi keuangan, memungkinkan akses lebih luas ke layanan keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya sulit dijangkau. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mengakselerasi pembangunan ekonomi digital.

Meskipun pencapaian ini positif, tantangan tetap ada di depan, seperti perlindungan konsumen, keamanan transaksi, dan regulasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Gubernur BI menyatakan pentingnya kerjasama antara semua pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman, inklusif, dan inovatif.

Dengan pencapaian kinerja transaksi digital banking yang membanggakan, Indonesia terus menempatkan diri sebagai pemain utama dalam transformasi keuangan digital di kawasan Asia Tenggara. Masyarakat diharapkan dapat terus merasakan manfaat dari kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan oleh layanan keuangan digital ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *