OJK: Total Pendapatan Premi Industri Asuransi Rp290,21 Triliun

Quotex.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa total pendapatan premi industri asuransi Indonesia mencapai angka mengesankan sebesar Rp290,21 triliun pada tahun lalu. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang positif dalam sektor asuransi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika bisnis yang terus berubah.

Menurut data yang dirilis oleh OJK, pertumbuhan pendapatan premi asuransi terutama didorong oleh sektor asuransi umum. Asuransi umum menyumbang sebagian besar dari total pendapatan premi, mencapai Rp200,45 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlunya perlindungan risiko yang lebih luas, termasuk asuransi properti, kendaraan, dan tanggung jawab umum.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, sektor asuransi jiwa juga mencatat pertumbuhan yang signifikan, menyumbang sebesar Rp89,76 triliun dari total pendapatan premi. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan finansial jangka panjang dan produk-produk inovatif dari sektor asuransi jiwa menjadi faktor utama di balik pertumbuhan ini.

Ketua OJK, Wimboh Santoso, dalam konferensi persnya menyampaikan, “Pertumbuhan pendapatan premi sektor asuransi ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan finansial. Meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi global, sektor asuransi di Indonesia terus menunjukkan ketangguhan dan adaptasi terhadap kebutuhan konsumen yang berkembang.”

OJK juga mencatat bahwa produk asuransi mikro semakin mendapat perhatian, dengan pertumbuhan yang cukup signifikan. Produk ini memberikan akses ke perlindungan asuransi bagi segmen masyarakat yang lebih luas, terutama mereka yang berada di tingkat ekonomi menengah ke bawah.

Meskipun pertumbuhan positif ini, OJK tetap memberikan peringatan agar perusahaan asuransi terus memperhatikan manajemen risiko dengan cermat. Terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi yang tidak pasti, manajemen risiko yang efektif akan menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas sektor asuransi.

OJK berkomitmen untuk terus mengawasi dan memberikan dukungan kepada sektor asuransi guna memastikan bahwa pertumbuhan yang dicapai dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *