Transaksi Kartu Kredit dan ATM/Debit di Kaltim Tumbuh Pesat pada Kuartal III/2023

Quotex.co.id – Laporan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan pesat dalam transaksi menggunakan kartu kredit dan ATM/Debit di Kalimantan Timur (Kaltim) pada kuartal ketiga tahun 2023. Angka ini mencerminkan tren positif dalam adopsi layanan keuangan non-tunai di wilayah tersebut.

Data yang dikeluarkan oleh OJK menunjukkan bahwa transaksi kartu kredit di Kaltim mengalami peningkatan sebesar 15%, mencapai total Rp8 triliun pada kuartal III/2023. Sementara itu, transaksi menggunakan ATM/Debit juga melonjak sebesar 20%, dengan nilai transaksi mencapai Rp12 triliun pada periode yang sama.

Bacaan Lainnya

Peningkatan ini diyakini terutama dipicu oleh pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengadopsi pembayaran non-tunai untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Kemudahan dan keamanan yang ditawarkan oleh transaksi menggunakan kartu kredit dan ATM/Debit semakin menarik minat masyarakat, termasuk di daerah yang sebelumnya mungkin lebih mengandalkan pembayaran tunai.

Kepala OJK Kalimantan Timur, Siti Rahmawati, dalam konferensi persnya menyatakan, “Kami melihat peningkatan yang signifikan dalam transaksi non-tunai di Kaltim, mencerminkan adopsi teknologi keuangan oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk mendorong inklusi keuangan dan memperkuat infrastruktur keuangan di daerah ini.”

Perusahaan-perusahaan penyedia layanan keuangan di Kaltim juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat dari pembayaran non-tunai. Program-program edukasi dan promosi yang diterapkan oleh bank-bank dan lembaga keuangan telah membantu mengurangi resistensi terhadap teknologi keuangan di kalangan masyarakat.

Meskipun pertumbuhan ini memberikan gambaran positif, OJK tetap mengingatkan tentang pentingnya keamanan dan pengelolaan risiko dalam penggunaan kartu kredit dan ATM/Debit. Peningkatan transaksi elektronik juga dapat meningkatkan risiko keamanan siber, dan oleh karena itu, OJK terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan perlindungan dan keamanan konsumen.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan sektor keuangan di daerah, OJK Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan edukasi terkait layanan keuangan digital. Dengan adanya pertumbuhan yang positif ini, diharapkan Kaltim dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam meningkatkan inklusi keuangan dan memajukan ekosistem keuangan digital di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *