Tutup Kas di Akhir Tahun, Sri Mulyani: APBN 2023 Terjaga Kuat dan Sehat

Quotex.co.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengumumkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia untuk tahun 2023 dapat ditutup dengan kondisi yang kuat dan sehat. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di penghujung tahun sebagai gambaran terkini tentang kesehatan keuangan negara.

Sri Mulyani mengakui bahwa tahun 2023 telah diwarnai oleh ketidakpastian dalam skenario ekonomi global. Faktor seperti ketidakpastian perdagangan, fluktuasi harga komoditas, dan dampak dari kebijakan ekonomi global menjadi tantangan yang dihadapi pemerintah. Namun demikian, keberhasilan pengelolaan APBN di tahun tersebut dapat diatribusikan pada kebijakan fiskal yang berdaya tahan.

Bacaan Lainnya

Pengendalian belanja dan peningkatan efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara menjadi langkah-langkah kunci untuk menjaga stabilitas fiskal. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif, didukung oleh konsumsi domestik, investasi, dan ekspor. Kinerja ekonomi yang stabil membentuk dasar yang kuat untuk pengelolaan APBN.

Penguatan neraca pembayaran Indonesia juga menjadi sorotan dalam pernyataan Sri Mulyani. Upaya menjaga keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran negara serta optimalisasi sumber-sumber pendapatan telah berkontribusi pada penguatan neraca pembayaran.

APBN 2023 mendukung program-program prioritas pemerintah, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan perlindungan sosial. Dukungan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menyikapi tantangan dan peluang di tahun mendatang, Sri Mulyani mengindikasikan bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Penguatan sumber daya manusia, inovasi dalam kebijakan fiskal, dan kerja sama lintas sektoral menjadi fokus utama untuk menjaga kesehatan APBN.

Pernyataan Sri Mulyani memberikan gambaran positif tentang kondisi APBN Indonesia di akhir tahun 2023. Kebijakan fiskal yang berdaya tahan dan dukungan terhadap sektor-sektor strategis menjadi landasan untuk menjawab ketidakpastian ekonomi global. Dengan pertumbuhan ekonomi yang positif dan penguatan neraca pembayaran, Indonesia menghadapi tahun berikutnya dengan keyakinan dan kesiapan untuk mengatasi dinamika ekonomi global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *