Waskita PHK 500 Pegawai, Karyawannya Sisa 1.500 Orang

Quotex.co.id Jakarta – Perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, mengumumkan kebijakan pengurangan jumlah karyawan (PHK) yang akan memengaruhi 500 pegawainya. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya restrukturisasi perusahaan guna mengatasi tantangan ekonomi dan bisnis yang dihadapi.

Manajemen Waskita menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika industri konstruksi yang berubah dan berbagai faktor eksternal yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Kebijakan PHK dilakukan dengan cermat dan berupaya untuk meminimalkan dampak negatif terhadap kesejahteraan karyawan yang terkena dampak.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya PHK, jumlah karyawan Waskita yang tersisa mencapai sekitar 1.500 orang. Manajemen perusahaan menegaskan komitmen mereka untuk tetap menjaga keberlanjutan operasional dan menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berlangsung. Waskita Karya juga berupaya memberikan dukungan dan bantuan kepada karyawan yang terdampak melalui program pelatihan ulang dan bimbingan karir.

“Keputusan ini bukan keputusan yang mudah, namun diperlukan dalam rangka menjaga daya saing dan keberlanjutan perusahaan. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal kepada karyawan yang terdampak agar dapat melanjutkan karir mereka dengan baik,” kata [Nama Pimpinan Waskita].

Langkah ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh sektor konstruksi di Indonesia, terutama seiring dengan perubahan kondisi ekonomi dan dampak pandemi yang masih berlanjut. Waskita Karya berusaha untuk tetap adaptif dan bersaing di tengah-tengah perubahan tersebut.

Keputusan PHK Waskita Karya turut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk serikat pekerja dan lembaga pengawas ketenagakerjaan. Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan dapat memberikan dukungan dan fasilitasi agar proses restrukturisasi dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Perubahan dalam struktur organisasi dan pengurangan jumlah karyawan memang menjadi langkah sulit bagi perusahaan, namun diharapkan dapat menjadi strategi yang tepat untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan karyawan yang tersisa di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *